Pak
Presiden yang baik,
bila harga BBM naik, dengan gagah dan baik hati konon
Bapak akan memberi kami kompensasi
Bapak akan membuat kami mengantre untuk mendapatkan uang bantuan agar kami tak merasa kesulitan. Tapi, pikiran kami sederhana saja,
Pak, benarkah Bapak suka melihat kami mengantre panjang mengular dari
Sabang sampai Merauke? Kami tidak suka itu, Pak. Kami tak suka
terlihat miskin,
bila harga BBM naik, dengan gagah dan baik hati konon
Bapak akan memberi kami kompensasi
Bapak akan membuat kami mengantre untuk mendapatkan uang bantuan agar kami tak merasa kesulitan. Tapi, pikiran kami sederhana saja,
Pak, benarkah Bapak suka melihat kami mengantre panjang mengular dari
Sabang sampai Merauke? Kami tidak suka itu, Pak. Kami tak suka
terlihat miskin,


