Kamis, 11 Oktober 2012

LAYANI PEMBUATAN E-KTP, KANTOR DESA LABUAN LOMBOK DIPENUHI WARGA


Electronic Identification Card atau yang biasa kita sebut E-KTP baru-baru ini disosialisasikan dan masih dalam tahap pengerjaan di semua daerah. Untuk alat-alat terkait proyek ini, setiap kecamatan telah menerima perangkat keras untuk memindai retina dan alat identifikasi sidik jari. Kabarnya pembuatan e-ktp ini bersifat seumur hidup dan tidak akan berubah. Pembuatan e-ktp ini bertujuan untuk meminimalisir adanya identitas ganda warga yang mungkin disebabkan karena perpindahan tempat tinggal atau terkait masalah domisili ketika bekerja. Proyek pembuatan E-ktp ini sendiri sebentar lagi akan selesai. Namun dikarenakan masih banyaknya warga yang belum melakukan identifikasi sidik jari dan rekam retina menyebabkan proses pengerjaannya sedikit terlambat.
            Seperti yang terlihat beberapa hari terakhir di kecamatan Pringgabaya. Pembuatan e-ktp di kantor kecamatan setempat masih dipenuhi warga yang mengantri untuk dibuatkan ktp elektronik tersebut. Untuk wilayah kecamatan pringgabaya desa-desa yang telah melakukan rekam retina dan sidik jari diantaranya adalah desa Pohgading, Batuyang, Apitaik dan Pringgabaya. Untuk desa Labuhan Lombok sendiri baru kemarin menerima jadwal pembuatan e-ktp tersebut. Lokasinya dipusatkan di kantor desa Labuhan Lombok. Terkait jadwal, masyarakat diminta untuk mengumpulkan photocopy Kartu Keluarga beserta blanko isian nama yang bersangkutan yang akan mengikuti pembuatan e-ktp lebih pagi sekitar pukul 08.30 Wita sampai jam 16.00 Wita. Untuk hari sabtu sendiri, pendaftaran pembuatan e-ktp tidak dilayani karena hari libur.
Mengenai masalah banyaknya warga yang belum membuat e-ktp ini, pihak kecamatan setempat melonggarkan waktu sampai harus mengambil jadwal dusun yang lain untuk melayani warga dari dusun yang berbeda. Salah seorang warga sebut saja Amaq Yayan mengeluhkan jadwal pembuatan e-ktp yang tidak teratur. “Banyak orang yang mendaftar tidak kebagian bahkan sampai jam istirahat. Yang datang dari dusun yang berbeda meski bukan jadwalnya tetap dilayani akibatnya warga yang memiliki jadwal hari ini namun karena datang agak siang harus mengantri dulu.” Jelasnya ketika ditanya seputar pelaksanaan pembuatan e-ktp tersebut.
Namun terlepas dari itu semuanya diharapkan melalui pembuatan e-ktp ini akan lebih mempermudah masyarakat untuk mengurus berbagai administrasi terkait denggan identitas baru mereka. Dibandingkan dengan ktp manual terdahulu tentunya masyarakat lebih memilih menggunakan e-ktp ini karena tidak perlu repot untuk memperpanjang waktu penggunaan. Tentunya hal ini yang membuat masyarakat antusias dengan adanya program ini. Harapannya pengurusan administrasi menyangkut identitas ini akan lebih mudah. Semoga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar