Senin, 01 April 2013

Peresmian Kantor Desa Pringgabaya


Warga desa Pringgabaya merasa bangga dan bahagia atas rampungnya pembangunan kantor desa Pringgabaya, walaupun panitia sempat kesulitan dalam hal pendanaan untuk melanjutkan pembangunan tersebut. Lokasi Kantor desa yang sekarang ini merupakan tempat kantor distrik Pringgabaya dijaman penjajahan Belanda sekitar tahun 1940-an sudah berdiri, tapi dimasa pemimpinan kepala desa H. Sukarta, kantor desa dipindah kelokasi baru disamping Polsek Pringgabaya dikarenakan bangunannya yang sudah tua. Dimasa kepala desa Bapak Saprin sekarangt ini, kantor desa dipindahkan kembali ke lokasi semula setelah pembangunannya rampung.
Senin (01/04/2013), Bertempat dihalaman kantor desa Pringgabaya yang lokasinya tepat diperempatan pasar Pringgabaya, para tamu sudah memadati guna menghadiri acara peresmian kantor desa Pringgabaya, Menurut ketua panitia peresmian kantor desa Judan Putra Baya, SH. Acara tersebut  sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya dan insyaallah akan dihadiri oleh Bapak Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy. Seperti pantauan awak media kami dilokasi, terlihat ada pengamanan dari pihak Satpol PP dan dari Kepolisian. Selang beberapa saat ada beberapa mobil dinas yang melaju mendekati acara tersebut, santer saja para tamu berdiri untuk memberikan penghormatan kepada bapak bupati Sukiman Azmy yang sudah hadir dilokasi peresmian Kantor Desa Pringgabaya.
Pada sambutan perdana, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada bapak bupati beserta jajarannya serta para undangan yang hadir, yang disampaikan oleh ketua pembangunan kantor desa Pringgabaya, Lalu Lukman. Lukman juga menjelaskan bahwa pembangunan kantor desa tersebut menelan dana sekitar 374 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 110 juta dan sisanya diperoleh dari swadaya masyarakat dan dari beberapa perusahaan yang ada diwilayah desa Pringgabaya sebagai donatur. Lukman Juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kabupaten Lombok Timur yang sudah memberikan dukungan baik moril dan material sehingga pembangunan kantor desa ini bisa rampung.
Kepala Desa Pringgabaya, Bapak Saprin pada pidatonya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia yang sudah bekerja keras guna menghimpun dana guna pembanguan kantor desa ini sambil menunjuk gedung yang kelihatannya mewah. Kades juga berharap kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan sertifikasi terhadap asset-aset pemda yang ada didesa Pringgabaya, agar konsentrasi pemerintahan desa dalam menjalankan roda pemerintahan selalu fokus serta konsentrasi guna melayani masyarakatnya. Diakhir pidatonya Kades menyinggung masalah alokasi dana yang diperuntukkan khususnya untuk desa Pringgabaya, agar lebih diprioritaskan mengingat penduduk kami yang ada didesa pringgabaya jumlahnya paling banyak jika dibandingkan dengan 255 desa yang ada dikabupaten Lombok Timur.
Pada kesempatan yang sama Bupati Lombok Timur memberikan sambutannya dihadapan ribuan masyarakat Pringgabaya yang hadir pada acara tersebut, Bapak Sukiman Azmy  menegaskan bahwa pemerintah desa dituntut lebih otomoni untuk mengelola desanya sendiri, anggaran yang diperoleh dari pemerintah daerah harus digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Menyikapi masalah tanah pecatu yang dikelola oleh para kadus, Kaur dan kepala desa kini sudah dicabut yang selanjutnya tanah tersebut dikelola sendiri oleh pemerintahan desa. Pencabutan tanah pecatu tersebut karena para kades, Kaur dan Kadus sudah digaji dari pemerintah, sehingga tanah tersebut bisa dikelola oleh pemerintahan desa guna menambah penghasilan dari desa tersebut.
Diakhir acara peresmian kantor desa Pringgabaya, Bupati Lombok Timur, Drs. Sukiman Azmy, MM melakukan penandatanganan prasasti peresmian kantor desa serta melakukan pemotongan pita sebagai tanda bahwa kantor desa yang baru sudah resmi tempati dan digunakan untuk menjalankan roda pemerintahan desa Pringgabaya. (Dar, KMGPK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar