Rabu, 05 Juni 2013

Jamaah Masjid At-Taqwa Laksanakan Isra' Mi'raj


Rabu Malam 5 juni 2013, bertepatan dengan 27 Rajab 1434 H, bertempat di Masjid At-Taqwa Desa Labuan Lombok, Panitia Hari Besar Islam Desa Labuan Lombok mengadakan acara Isra' Mi'raj, yang dihadiri oleh Pemerintahan desa Labuan Lombok, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta para jemaah Masjid At-Taqwa Labuan Lombok.

Acara perayaan Israq Mi'raj dilaksanakan setelah dilakukannya sholat isya' berjamaah,
Tampak terlihat didalam ruangan masjid dipadati oleh para jamaah yang khusu' mengikuti acara tersebut. Sebelum acara dimulai para jemaah yang memadati areal masjid, terlebih dahulu dihibur oleh grup kasidah SD Negeri 1 Labuan Lombok. Acara selanjutnya dibuka oleh pembawa acara yang dipandu oleh Ustaz Taufiqurrahman, S.Ag, dengan sama-sam melantunkan bacaan bismillahirrahmanirrahim..

Acara selanjutnya dirangkaikan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Pada kesempatan tersebut, Ustaz Jumadil, QH, S.Pd I, selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan Hari besar Islam ini khususnya perayaan Isra' Mi'raj dilakukan hampir tiap tahun dimasjid kita tercinta ini, untuk tahun ini tema yang kita angkat adalah “ Dengan Perayaan Israq Mi'raj, Kita Jadikan Sholat Sebagai Cermin Diri Masyarakat”.

Ustaz Jumadil, QH, S.PdI, selaku ketua panitia dan mewakili semua panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah membantu baik berupa material maupun pemikiran sehingga acara Isra' Mi'rat pada malam hari ini bisa kita laksanakan dengan penuh hikmat serta bisa kita jadikan bahan untuk introsepsi diri kita masing-masing, diakhir sambutannya, Ustaz Jumahir mengajak kepada semua jamaah yang hadir untuk menyimak uraian hikmah yang sebentar lagi dibawakan oleh Tuan Guru.

Sampailah diacara puncak perayaan Isra' mi'raj, yaitu uraian hikmah yang disampaikan oleh TGH. Muhsin, QH, S.Ag, Sesuai dengan tema Isra' Mi'raj tahun ini TGH Muhsin, QH, S.Ag mengajak jamaah yang hadir untuk selalu melaksanakan kewajiban kita sebagai umat manusia yaitu menjalankan ibadah sholat lima waktu sebagai wujud dari pengabdian kita terhadap sang khali' Allah, SWT. Sebab dengan Sholat kita bisa menghindari diri dari perbuatan keji dan mungkar.

Disamping itu sholat merupakan tiang agama yang harus selalu dijaga, ibarat sebuah gudung yang kokoh, jika tiangnya ambruk, maka gedung yang megah tersebut tidak akan bisa bertahan. Peristiawa Isra' Mi'raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan tonggak awal dari kenabian beliau dan disaat itulah perintah sholat diwajibkan ke umatnya sampai saat ini. Diakhir uraiannya TGH. Muhsin, QH. S.Ag mengajak para jamaah untuk selalu melaksanakan sholat lima waktu, serta lebih utama dilakukan secara berjamaah dimasjid untuk menyebarluarkan siar islam seta memakmurkan Masjid. (Faiz-KM.GPK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar